Alergi Makanan: Salah Satu Macam Alergi Yang Banyak Diderita Masyarakat



Seperti yang anda ketahui bahwa alergi merupakan suatu reaksi yang muncul dari sistem kekebalan tubuh yang salah mengidentifikasi suatu zat sebagai zat berbahaya padahal sebenarnya zat tersebut sama sekali tidak berbahaya. Reaksi tersebut muncul ketika pemicu alergi atau alergen kontak dengan tubuh atau masuk ke dalam tubuh. Alergen untuk setiap penderita alergi bisa berbeda-beda. Jadi bisa saja teman anda alergi terhadap debu, namun ketika anda terpapar debu anda tidak anda merasakan reaksi alergi. Akan tetapi ketika anda terpapar oleh kepiting, akan muncul reaksi alergi, namun pada teman anda kepiting tidak memberikan reaksi apapun. Karena itulah ada banyak macam alergi di seluruh dunia. Dan setiap alergen bisa berbeda-beda tergantung dari individu masing-masing.

Ketika tubuh pertama kali terpapar oleh alergen, tubuh akan memproduksi antibodi karena menganggap alergen tersebut suatu hal berbahaya. Namun pada kontak pertama dengan alergi, tubuh tidak akan menimbulkan reaksi alergi. Pada kontak kedua dan selanjutnya lah tubuh akan memunculkan reaksi alergi ketika terpapar oleh alergen karena jumlah antibodi yang dihasilkan akan meningkat. Peningkatan jumlah antibodi tadi akan memicu terjadinya pelepasan senyawa kimia tertentu di dalam tubuh yang menyebabkan timbulnya reaksi alergi. Apapun alergen atau yang diderita, mekanisme timbulnya reaksi alergi selalu sama, tidak ada yang berbeda.

Reaksi alergi yang kerap kali muncul ketika tubuh terpapar dengan alergen terlepas dari jenis alergi yang dimiliki bisa berupa bersin yang tidak berhenti-berhenti, sesak napas, batuk-batuk, munculnya ruam kemerahan pada kulit, hidung berair serta gatal, munculnya pembengkakan di bagian tubuh tertentu seperti wajah, area mulut dan juga lidah, mata menjadi merah dan terasa gatal, dan lain sebagainya. Tingkat keparahan yang muncul akibat reaksi alergi untuk setiap orang juga berbeda-beda, jadi tidak ada patokan khusus jika salah satu macam alergi menimbulkan reaksi alergi yang lebih parah bila dibandingkan dengan jenis alergi lainnya. Daripada membandingkan reaksi alergi yang anda alami dengan reaksi alergi yang orang lain alami, lebih baik berfokus kepada alergi yang anda derita saja, bagaimana cara menghindari alergen (pemicu alergi) dan bagaimana cara mengatasi reaksi alergi ketika tanpa sengaja terpapar oleh alergen.

Jika anda menderita alergi makanan, berarti anda adalah satu dari sekian banyak penderita alergi yang memiliki alergi terhadap makanan tertentu. Walaupun alergi makanan termasuk ke dalam salah satu macam alergi yang banyak diderita oleh masyarakat di seluruh dunia, namun jenis makanan yang menjadi penyebab alergi dapat berbeda-beda antara satu individu dengan individu lainnya. Beberapa jenis makanan yang sering menjadi penyebab alergi adalah telur, kepiting, udang, kerang, susu sapi, kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang kedelai, dan berbagai jenis kacang lainnya, gandum, daging merah seperti daging sapi dan daging ayam. Ketika anda memiliki alergi terhadap makanan, maka tidak hanya makanan itu saja yang harus anda hindari, namun segala produk olahannya juga harus anda hindari. Walaupun anda hanya terpapar sedikit saja dari alergen, reaksi alergi dapat muncul dan mengganggu aktivitas anda. Tentunya ketika anda sedang bekerja dan rasa gatal datang menyerang maka dapat membuat pekerjaan anda terganggu dan mau tidak mau anda harus mengambil waktu istirahat hingga rasa gatal tersebut hilang. Akan tetapi saat reaksi alergi yang muncul menjadi bertambah parah (menjadi reaksi anafilaksis), maka anda harus segera mendapatkan pertolongan dari tim medis agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Apabila sampai terlambat ditangani, maka dapat menyebabkan kematian. Maka tak heran jika para penderita alergi yang pernah mengalami reaksi alergi parah selalu membawa obat-obatan di dalam tas mereka, jadi sewaktu-waktu reaksi alergi muncul mereka dapat segera mengatasinya sebelum terlambat.

Reaksi anafilaksis yang harus anda perhatikan dan waspadai adalah sebagai berikut.
   1. Suara menjadi serak
   2. Tenggorokan terasa sesak
   3. Terdapat benjolan pada tenggorokan
   4. Terdengar suara mengi ketika bernapas
   5. Denyut jantung menjadi lebih cepat
   6. Pingsan/ hilang kesadaran
   7. Muncul rasa kesemutan di bagian kaki, tangan, bibir atau kulit  kepala
   8. Kulit terasa dingin
   9. Kulit menjadi berwarna keabuan atau kebiruan
   10. Berkeringat

Ketika anda menyadari lebih dari satu reaksi alergi di atas, anda harus segera menghubungi dokter agar bisa mendapatkan perawatan yang tepat dan juga cepat. Jangan sampai anda menunda-nunda untuk mendapatkan perawatan ketika anda menyadari beberapa gejala di atas. Salah satu obat yang dapat membantu meredakan reaksi anafilaksis adalah epinefrin, namun obat tersebut hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Sebagai salah satu macam alergi yang banyak diderita oleh masyarakat, maka pastinya dokter sudah mengerti apa yang harus dilakukan untuk mengatasi reaksi alergi yang timbul.


No comments:

Powered by Blogger.