Cara Mengatur Pinjaman Dana Tunai untuk Pos Belanja Makanan saat Puasa



Umumnya, pinjaman dana tunai yang banyak diajukan pada bulan puasa ditujukan untuk membeli kebutuhan dapur. Bukan hal aneh kalau orang-orang ingin makanan yang lebih enak untuk buka dan sahur daripada hari-hari biasa di luar bulan puasa. Tapi, Anda harus mengaturnya dengan bijak dengan membuat pis-pos belanja makanan berikut.

Belanja Beras


Cara pertama adalah dengan mengalokasikan pada pos utama kebutuhan makan, yaitu nasi. Oleh karena itu, Anda harus menyediakan stok beras agar selalu terpenuhi selama bulan puasa. Kalau daerah Anda tergolong lembap, sebaiknya sediakan stok 1-2 pekan ke depan. Karena, kalau 1 bulan, biasanya berasanya akan dipenuhi dengan kutu beras.

Selain beras, Anda juga perlu menyediakan tepung gandum atau roti sebagai tindakan antisipasi kalau Anda terlalu sibuk dan hanya bisa sahur dengan kedua makanan praktis tersebut. Tapi, pastikan untuk segera menghabiskannya sebelum jatuh masa kedaluwarsa agar tidak mubazir karena terbuang.

Belanja Takjil


Cara mengatur uang pinjaman yang kedua untuk makanan adalah belanja takjil. Salah satu hal yang membahagiakan Muslim yang sedang berpuasa, meski dengan menu sederhana sekalipun, adalah waktu berbuka. Tapi, menu takjil yang paling utama adalah makanan yang manis-manis seperti kurma dan buah-buahan.

Baik yang dimakan segar atau dibuat kolak, kurma dan buah-buahan sangat baik dijadikan menu berbuka. Bukan hanya menekan rasa lapar menuju waktu utama makan setelah Shalat Isya, menu berbuka ini juga penting untuk kesehatan. Selain buah-buahan segar, Anda juga bisa menggantinya dengan buah-buahan kaleng, tapi pastikan memilih kualitas terbaiknya.

Belanja Lauk Pauk


Pos makanan berikutnya yang bisa diatur dari pinjaman dana tunai adalah lauk pauk. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa kuantitas makan di bulan puasa lebih sedikit dari hari biasa. Jika sebelumnya waktu makan utama Anda adalah 3-4 kali, kini menjadi 2 kali sehari saat buka dan sahur.

Tapi, dengan keinginan menu makan utama yang lebih enak, biasanya bujet belanja puasa lebih membengkak dari hari biasa. Salah satu faktornya adalah pos lauk pauk. Mungkin Anda sudah terbiasa dengan tahu, tempe, telur, dan ayam. Tapi, berhubung bulan puasa, Anda ingin makan rendang daging sapi.

Sesekali mungkin tidak apa-apa, tapi jika setiap hari, bukan hanya bujet yang membengkak, tapi juga kolesterol yang naik. Oleh karena itu, bijaklah dalam mengatur bujet untuk pos makanan yang satu ini agar tidak terlalu jauh dari bujet di bulan atau hari-hari biasa.

Belanja Snack Kering


Keinginan ngemil seringkali datang setelah makan utama, terutama setelah tarawih dan tilawah. Apalagi kalau dilakukan sambil nonton TV atau baca buku, rasanya memang menyenangkan.

Tapi, Anda tetap harus membatasinya, apalagi mendekati waktu tidur. Sebaiknya kosongkan perut beberapa jam sebelum tidur. Selain itu, kontrol keinginan untuk ngemil ini yang biasanya tidak terasa saat dilakukan sambil nonton atau baca. Sebaiknya, batasi 1-2 bungkus snack saja yang ukuran premium.
Bukan hanya pinjaman dana tunai yang bisa diperoleh dengan mudah di tunaiku.com, Anda juga harus mengatur dengan bijak pengeluaran Anda dari penghasilan bulanan yang diperoleh. Selain itu, bijak pula dalam berbelanja makanan, bahkan Anda bisa lebih berhemat mengingat kuantitas makan seharusnya lebih sedikit daripada hari-hari biasa.

No comments:

Powered by Blogger.