Cara Membuat Desain Spanduk yang Baik dan Menarik



Saat diselenggarakannya sebuah event pastinya kita tidak akan asing lagi dengan kehadiran spanduk yang biasanya terpampang dalam event tersebut. Nyatanya spanduk ini memiliki peran penting dalam sebuah acara. Namun pernahkah kalian memperhatikan desain spanduk yang dilihat selama menghadiri sebuah acara?

Memang menarik tidaknya sebuah acara juga bisa terlihat dari spanduk yang terpampang di dalamnya. Hal ini karena spanduk ini merupakan representasi secara garis besar adanya suatu acara tersebut. Untuk itu desain spanduk ketika akan memilih dan membuat spanduk memang penting untuk diperhatikan agar orang-orang yang datang dan melihat penasaran dengan acara yang diselenggarakan.

Membuat Desain untuk Spanduk

Berikut beberapa hal yang yang perlu diperhatikan ketika akan memilih dan membuat spanduk :

1.      Sesuaikan dengan tujuan

Ketika akan membuat desain pada spanduk, hal pertama yang harus diketahui adalah tujuan pembuatan spanduk itu sendiri. Apakah nantinya spanduk itu akan dipakai acara formal maupun non formal sehingga perlu untuk disesuaikan. Karena sangat tidak etis jika sebuah spanduk yang bernuansa non formal digunakan untuk acara rapat direksi suatu perusahaan misalnya.  

2.      Komposisi desain

Dalam membuat spanduk tentunya perlu untuk mementingkan komposisi dari desain yang akan dibuat. Misal dalam acara formal, komposisi dari spanduk juga sebaiknya tidak terlalu berlebihan. Yang terpenting adalah di sini secara garis besar maupun inti dari spanduk itu tersampaikan dan tidak terlalu bertele-tele. Begitupun sebaliknya.

Untuk itu perlu diperhatikan setiap komposisi yang akan dibuat dalam spanduk agar desain yang akan dibuat dapat menggambarkan sebuah konsep dengan jelas dan menarik.

3.      Ukuran spanduk

Ukuran spanduk tentunya harus proporsional dengan konsep dan desain yang akan dihasilkan. Hal ini karena tidak mungkin sebuah acara yang membutuhkan konsep dan desain yang lebih banyak namun ukuran spanduknya lebih kecil. Tentu akan membuat spanduk yang dihasilkan nanti terlihat tidak bagus dan desainnya terlihat dipaksakan. 


4.      Warna spanduk

Perpaduan antara konsep, desain, dan warna harus senada. Hal ini agar terbentuk satu kesatuan dan tidak terlihat kaku. Dan yang utama warna haruslah sinkron dengan konsep awal dan tujuan awal dari pembuatan spanduk itu sendiri. 

Misalnya saja konsep formal yang akan digunakan untuk penyambutan tamu atau pejabat penting. Disini warna harus terlihat dan mencerminkan sebuah acara yang resmi. Sehingga tidak mungkin akan memasukkan warna-warna yang terlihat meriah seperti acara kelulusan sekolah anak-anak SMP dan lainnya. 

Untuk itu, penting agar menjadi perhatian karena sebagus apapun konsep dan desainnya jika warna tidak mendukung akan tetap menjadikan spanduk menjadi tidak terlihat menarik.


5.      Konten

Adapun dalam membuat spanduk, konten yang akan disertakan harus sejelas dan dikemas semenarik mungkin agar apa yang ingin disampaikan dapat terrepresentasi melalui kata-kata maupun konten yang dimasukkan.

Konten ini juga hendaknya dikemas dengan lugas dan jelas serta tidak terlalu bertele-tele sehingga setiap orang yang akan membacanya dapat memahami inti dari konsep yang ada dalam suatau acara tersebut. Informasi yang terlalu padat dengan niat agar jelas dan detail malah hanya akan membuat para pembacanya merasa malas untuk membacanya karena terlalu bertele-tele. 

Untuk itu dalam membuat konten dan informasi yang akan disertakan hendaknya menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan apabila konsepnya formal juga harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Begitupun sebaliknya apabila acara berkonsep santai, alangkah lebih baik menggunakan konten dengan bahasa yang informal dan tidak terlalu kaku.


Demikianlah beberapa cara membuat desain spanduk yang baik dan menarik sehingga dengan memperhatikan hal-hal tersebut di atas diharapkan dapat membuat spanduk menjadi menarik, bernilai estetika tinggi dan bernilai jual tinggi juga tentunya.


No comments:

Powered by Blogger.